Jumat, 21 November 2008
 
 
Home
Sekilas Tentang Sumsel
ampera37ki.jpgProvinsi Sumatera Selatan merupakan suatu kawasan seluas 99.888 kilometer persegi di Indonesia Bagian Barat yang terletak di sebelah Selatan garis khatulistiwa pada 1-4 derajat lintang Selatan dan 102-108 derajat bujur timur.Bagian daratan propinsi ini berbatas dengan propinsi Jambi di sebelah Utara. Propinsi Lampung di Selatan dan propinsi Bengkulu dibagian Timur dibatasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Sumatera Selatan dikenal juga dengan sebutan Bumi Sriwijaya karena wilayah ini pada abad 7-12 Masehi merupakan pusat kerajaan maritim terbesar dan terkuat di Indonesia yang berpengaruh sampai ke Formosa dan Cina di Asia serta Madagaskar di Afrika.

Disamping itu, Sumatera Selatan sering pula disebut sebagai Daerah Batang Hari Sembilan, karena dikawasan ini terdapat 9 sungai besar yang dapat dilayari sampai jauh ke hulu. Yaitu, sungai musi, Ogan, Komering, Lematang, Kelingi, Rawas, Batanghari Leko dan Lalan serta puluhan lagi cabang-cabangnya.
 
Festival Sriwijaya dan Expo Sriwijaya
Festival Sriwijaya XV yang akan diselengarakan pada tanggal 16 Juni sampai dengan 22 Juni 2006 rencananya akan dibuka langsung oleh Bapak Presiden RI. Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan dibukanya Sriwijaya Expo, City Expo dan Festival Musi.Dalam hari yang bersamaan juga dilaksanakan Rapat Kordinasi Gubernur se-Indonesia wilayah barat yang menurut rencana juga akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI. " Kemungkinan Bapak Presiden menginap di Griya Agung, dan cukup banyak acara yang akan dihadiri Bapak presiden di Palembang mulai dari meresmikan kegitan-kegitan seperti Festival Sriwijaya, Sriwijaya Expo, City Expo, Festival Musi, menghadiri Rakor Gubernur sampai memimpin langsung Apel Siaga Api Nasional di Jakabaring" kata Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Sumsel, Ir.H.RA.Rachman Zeth, Msi, Beliau menambahkan Pemrop Sumsel terus berkordinasi dengan Paspampres.
 
 
Rumah Tradisional Limas
300.jpgRumah Limas merupakan prototipe rumah tradisional Palembang. Selain ditandai dengan atapnya yang berbentuk limas, rumah tradisional ini memiliki lantai bertingkat tingkat yang disebut Bengkilas dan hanya dipergunakan untuk kepentingan keluarga seperti hajatan. Para tamu biasanya diterima diteras atau lantai kedua.Kebanyakan rumah limas luasnya mencapai 400 sampai 1000 meter persegi atau lebih, yang didirikan diatas tiang-tiang dari kayu unglen atau ulin yang kuat dan tanah air.Dinding, pintu dan lantai umumnya terbuat dari kayu tembesu. Sedang untuk rangka digunakan kayu seru.Setiap rumah terutama dinding dan pintu diberi ukiran. Saat ini rumah limas sudah mulai jarang dibangun karena biaya pembuatannya lebih besar dibandingkan membangun rumah biasa. Rumah limas yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah milik keluarga Bayuki Wahab di Jl. Mayor Ruslan dan Hasyim Ning di Jl. Pulo, 24 Ilir, Palembang. Namun hampir ditiap pelosok kota terdapat rumah limas yang umumnya sudah tua, termasuk sebuah rumah limas di museum Balaputra Dewa.
 
Songket
songket02.jpgTenun songket Palembang, baik dalam bentuk kain atau selendang saat ini sudah cukup kondang di Indonesia, terutama setelah berulang kali dilakukan promosi dalam berbagai event nasional, festival dan fair. Terbuat dari benang sutera kombinasi benang emas yang ditenun dengan cita rasa seni yang tinggi. Songket merupakan kerajinan tradisional Palembang yang khas, sehingga berbeda dengan daerah-daerah lain dan umumnya merupakan hasil industri rumah tangga. Pekerjaan ini biasanya dilakukan kaum wanita, walaupun terakhir ini kaum pria juga sudah berpartisipasi. Memiliki berbagai motif seperti lepus, jando beraes, bunga inten, tretes midar, pulir biru, kembang suku hijau, bungo cino, bunga pacik dan lain-lain songket umunnya dipakai kamu wanita dalam upacara-upacara perkawinan, resepsi-resepsi resmi dan acara-acara adat. Songket yang dikenakan menunjukan pula martabat pemakainya. Hasil industri rumah tangga ini seringkali dijadikan cinderamata.Selain songket ada lagi industri rumah tangga, yakni kain tanjung dan gebeng yang ditenun dari benang sutera.
 
Sungai Musi
Sungai Musi terletak ditengah kota Palembang dan hal ini menarik para wisatawan, disuatu tempat didekat sungai tersebut terdapat rumah rakit. Dan kita juga bisa melihat aktivitas dari para nelayan menggali produksi sungai tersebut .Menyaksikan matahari terbenam dari Ampera Jembatan adalah suatu hal yang sungguh menyenangkan selagi menyaksikan matahari terbenam kita dapat melihat seluruh permukaan kota.Sungai Musi juga sering dijadikan arena festival air, seperti perlombaan perahu (bidar), kontes menghias perahu, perlombaan berenang menyebrangi sungai dan lain – lain.
 
Kunjungan Wisatawan

KUNJUNGAN WISATAWAN NUSANTARA DAN MANCANEGARA DI SUMATERA SELATAN

NO TAHUN WISMAN WISNUS JUMLAH
1 1996 16.647 240.767 257.414
2 1997 20.439 251.437 271.871
3 1998 14.634 160.139 174.733
4 1999 17.879 203.117 220.996
5 2000 18.584 375.163 393.747
6 2001 18.584 260.479 279.063
7 2002 20.99 286.141 307.131
8 2003 21.273 301.440 322.713
9 2004 17.192 325.235 342.427
10 2005 17.256 334.672 351.931

 

 

 
 
 

DINAS PARIWISATA
DATA KEPARIWISATAAN
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
POLLING
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pariwisata Sumsel?
 
YANG SEDANG ONLINE
 
© Dinas Pariwisata Sumatera Selatan 2006. Allrights Reserved. Develop By Dinar Software House